Berita IDSA

Kota Yogyakarta Menjadi The Best of The Best IDSA 2015

 

Kota Yogyakarta mengukuhkan diri menjadi The Best of The Best IDSA 2015. Kota ini berbagi juara dengan Kota Surabaya yang juga  menyabet gelar yang sama. Indonesia Digit Society Award (IDSA) merupakan penghargaan bagi pemerintah kota dan kabupaten yang secara konsisten terus mengembangkan teknologi informasi dalam pengelolaan pemerintahan yang efektif dan transparan untuk membawa kebaikan bagi daerah tersebut.

 

Kota yang juga dikenal dengan Kota Pelajar ini menjadi yang terbaik dari yang terbaik lantaran menyabet juara di berbagai kategori dalam IDSA 2015. Pada kategori E- Health dan E-Government, Yogyakarta menjadi juara ke-2. Sedangkan, untuk kategori E-Education dan E-Tourism, kota ini menjadi jawaranya.

 

“Konsep smart city dari Kota Yogyakarta adalah konektivitas dari unsur pemerintahan  yang lain, warga, dunia usaha, pekerja, dan wisatawan. Sehingga, nantinya segala informasi dan pelayanan yang ada di Kota Yogyakarta bisa diakses lewat cukup dengan perangkat pintar. Selain itu, smart city itu bukan sekadar ketersediaan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), tapi bagaimana masyarakat bisa mengakses dan menggunakan infrastruktur tersebut secara mudah,” kata Haryadi Suyuti, Wali Kota Yogyakarta pada ajang IDSA 2015, di Jakarta (06/05).

 

Ia melanjutkan bahwa, konsep smart city pun diturunkan pada dua hal, yakni pelayanan dan sinergi pembangunan daerah. Di bidang pelayanan ini lalu dibagi dua lagi, yakni Government to Bussiness (G to B) dan Government to Community (G to C). “Tugas pemerintahan kota itu, kan, memberikan pelayanan, baik pada masyarakat secara individual dan komunitas. Tidak kalah penting juga pelayanan pada dunia usaha.

 

Lalu, dalam sinergi pembangunan daerah, lanjut Haryadi, juga dikelompokkan dalam dua bidang besar. Kedua hal itu adalah Government to Governtment (G to G)  dan Government to Employee (G to E). Sebagai contoh untuk G to G adalah layanan pajak online sedangkan untuk G to E contohnya adalah Sistem Informasi Kepegawaian.

 

Bagaimana pemanfaatan TIK dalam bidang pendidikan? Kota Yogyakarta sudah memiliki sistem belajar online yang merupakan konsultasi belajar secara online. Kemudian, ada juga perpustakaan online. “Lalu, ada sistem penerimaan siswa sekolah secara online yang merupakan hasil dari kerjasama dengan Telkom Indonesia,” tambahnya.

 

Di Sektor pariwisata, ada aplikasi mobile, HiJogja yang juga merupakan hasil kerjasama dengan Telkom Indonesia. Aplikasi ini membantu orang dalam menemukan tempat kuliner, hotel, pertunjukan, dan destinasi wisata lainnya. Selain itu, tersedia juga informasi bagaimana menuju ke destinasi tersebut.

 

“Pada E-Goverment, sekarang ini sudah kami kembangkan whistle blower system. Dengan fasilitas ini, nantinya semua orang bisa melaporkan bila ada indikasi pelanggaran tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pegawai di Pemerintah Kota Yogyakarta,” tegas Haryadi. (Oleh Eko Adiwaluyo)

comments powered by Disqus

EightyEight@Kasablanka 8th Floor, Jl. Casablanca Raya Kav.88 Jakarta 12870, Indonesia

+62 21 5790 2338          +62 21 5790 5728          panitia@idsa.co.id

Copyright © 2014 Indonesia Digital Society Award. All Right Reserved.